Definisi Ahlus Sunnah Wal Jama'ah

Definisi Ahlus Sunnah Wal Jama'ah » Pada kesempatan kali ini Blog mMn | Membahas Seputar Jilbab dan Hukum Islam ingin sekali berbagi mengenai Pengertian Ahlus Sunnah Wal Jama'ah, karena menurut saya masih sangat banyak yang belum mengerti atau belum faham apa itu Ahlus Sunnah Wal Jama'ah dan ini suatu kesempatan saya berbagi pengetahuan meskipun sedikit asalkan bermanfaat untuk semua ummat dan sahabatku.

Mari kita langsung saja ke pembahasan mengenai Definisi Ahlus Sunnah Wal Jama'ah di bawa ini :

Ahl al-Sunnah wa al-Jama'ah atau Ahlus-Sunnah wal Jama'ah (Bahasa Arab : أهل السنة والجماعة) atau lebih sering disingkat Ahlul-Sunnah (bahasa Arab : أهل السنة) atau Sunni adalah mereka yang senantiasa tegak di atas Islam berdasarkan Al Qur'an dan hadits yang shahih dengan pemahaman para sahabat, tabi'in, dan tabi'ut tabi'in. Sekitar 90% umat Muslim sedunia merupakan kaum Sunni, dan 10% menganut aliran Syi'ah.

Terminologi » Ahlus Sunnah adalah orang-orang yang mengikuti sunnah dan berpegang teguh dengannya dalam seluruh perkara yang Rasulullah berada di atasnya dan juga para sahabatnya. Oleh karena itu Ahlus Sunnah yang sebenarnya adalah para sahabat Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam dan orang- orang yang mengikuti mereka sampai hari kiamat.

Pengertian Ahlus Sunnah Wal Jama'ah (ASWAJA) » Bisa difahami bahwa definisi Ahlussunnah wa Al jamaah ada dua bagian yaitu : definisi secara umum dan definisi secara khusus.
» Definisi Aswaja Secara umum adalah : satu kelompok atau golongan yang senantiasa komitmen mengikuti sunnah Nabi SAW. dan Thoriqoh para shabatnya dalam hal aqidah, amaliyah fisik ( fiqih) dan hakikat ( Tasawwuf dan Akhlaq ).
» Sedangkan definisi Aswaja secara khusus adalah : Golongan yang mempunyai I’tikad / keyakinan yang searah dengan keyakinan jamaah Asya’iroh dan Maturidiyah.
Meskipun artikel ini sangat singkat (sudah saya rangkum) tetapi saya harap anda sudah mengerti apa yang dinamakan Ahlus Sunnah Wal Jama'ah. Demikian artikel ini mengenai Pengertian Ahlus Sunnah Wal Jama'ah semoga bisa membantu anda yang masih belum faham apa yang dinamakan Definisi Ahlus Sunnah Wal Jama'ah. terima kasih

4 komentar Definisi Ahlus Sunnah Wal Jama'ah

CPNS 2014. Pada » 8 April 2014 14.06. permalink.

Ulasan yang sangat bagus :)

Umar A. M. F. Pada » 20 Mei 2014 09.57. permalink.

definisinya beraroma provokatif, dan terkesan tanpa data,... pembandingan 90/10 beraliran sunni/syiah, rasanya tidak perlu dihadirkan... khawatir memicu persepsi yang keliru...

but anw, nice post :D :-d

Anonim Pada » 15 September 2014 10.29. permalink.

Setahu saya, Nabi Muhammad SAAW menyampaikan Islam. HANYA ISLAM. Tidak ada embel ini - itu. Penggolongan umat menjadi Sunni, Syi'ah, Khawarij dan lain-lain terjadi setelah nabi wafat. Penggolongan tersebut terjadi karena proses / perjalanan waktu / sejarah. Saya heran, mengapa proses sejarah lebih diutamakan menjadi acuan kita beragama? Bukankah acuan Islam sudah jelas yaitu ayat dan hadits (shahih)? Jika kusut di ujung, kembalilah ke pangkal! Bukankah tuhan sudah berpesan, jika terjadi perselisihan maka kembalilah kepada Allaah SWT dan Rasul SAAW? Apakah ayat dan hadits (shahih) berpesan untuk beragama bermadzhab-madzhab, bergolong-golongan atau hal-hal semacam itu? Bukankah sejarah telah membuktikan bahwa beragama bermadzhab-madzhab menyebabkan umat terpecah belah dan berdarah-darah? Saya melihat bahwa Islam tidak mengenal madzhab, yang ada ijtihad. Para tokoh yang dianggap sebagai imam madzhab tidaklah bermaksud bermardzhab, tapi mereka berijtihad. Saya khawatir madzhab adalah bid'ah. Oh ya, apakah kelak kita (akan) ditanya apa madzhabnya? Bukankah kita (hanya) ditanya apa agamanya?

Demikian saya sampaikan, semoga bermanfaat.


Indra Ganie - Bintaro Jaya, Tangerang Selatan, Banten.

mufidmMn. Pada » 19 September 2014 23.50. permalink.

Makanya anda fahami dulu bagaimana definisi ahlus sunnah wal jama'ah, jadi anda tidak akan bingung. Islam itu hanya satu yaitu islam ahlus sunnah wal jama'ah, sebagaimana sabda rasul :
عَنْ أَبِيْ عَامِرٍ الْهَوْزَنِيِّ عَبْدِ اللهِ بْنِ لُحَيِّ عَنْ مُعَاوِيَةَ بْنِ أَبِيْ سُفْيَانَ أَنَّهُ قَامَ فِيْنَا فَقَالَ: أَلاَ إِنَّ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَامَ فِيْنَا فَقَالَ: أََلاَ إِنَّ مَنْ قَبْلَكُمْ مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ اِفْتَرَقُوْا عَلَى ثِنْتَيْنِ وَسَبْعِيْنَ مِلَّةً وَإِنَّ هَذِهِ الْمِلَّةَ سَتَفْتَرِقُ عَلَى ثَلاَثٍ وَسَبْعِيْنَ. ثِنْتَانِ وَسَبْعُوْنَ فِي النَّارِ وَوَاحِدَةٌ فِي الْجَنَّةِ وَهِيَ الْجَمَاعَةُ .
jadi yg selain ahlus sunnah wal jam'ah atau sunni (julukan pemberian dari selain ahlus sunnah wal jama'ah, seperti syi'ah, wahhabi, wahabi, dll) itu adalah sempalan dari islam dan tidak dibenarkan oleh rasul.
dan banyak kok hadits hadits yang lain maksudnya sama

Posting Komentar

Komentar yang Baik !!!.
Suka Artikel ini dan mau Copas? Baca dulu Peraturan Copas !!!.